Telah wafat tokoh tinju Jember Bpk Bambang Susilo alias Tjong Li Suk. Manajer Mulia BC dan eks manajer Cipta Jasa BC Jember, pada hari Selasa Tanggal 7 Juli 2009 di RS Perkebunan Jember. Semoga arwah beliau diterima di sisinya dan seluruh insan tinju di Jember mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa almarhum yang pernah membawa Jember sebagai salah satu ikon tinju di tanah air.
oleh Herry Sulaksono, Jember
Thursday, July 9, 2009
Monday, July 6, 2009
Dari Ronde ke Ronde
Sasha Bakhtin vs Richard Samosir
Catatan Temuzin Rambing dari Pulau Okinawa, Jepang
Juara OPBF kelas Bantam, Sasha Bakhtin sukses mempertahankan gelarnya setelah wasit Jae Bong Kim (Korea) memutuskan menghentikan perlawanan Richard Samosir pada ronde ke delapan.
Sejak ronde awal Bakhtin tampak unggul kecepatan dan pengalaman atas Samosir. Kecerdikan mengatur ritme permainan dan melakukan clinch ketika terdesak di sudut ring menjadi kunci kemenangan Bakhtin. Kecerdikan melakukan clinch dengan tekanan siku merupakan kepintaran Bakhtin dalam menguras tenaga Samosir.
Walaupun terjatuh 3 kali (2 kali ronde ke-4 dan 1 kali ronde ke-6) tidak menyurutkan langkah Samosir untuk infight di tiap ronde. Pada ronde ke-8 sebuah pukulan lucky blow kembali memaksa Samosir terduduk tapi mampu bangkit kembali. Namun wasit Kim tidak melihat pukulan tersebut dan menilai Samosir yang menurun staminanya dinyatakan kalah TKO.
Ditanya komentarnya mengenai kekalahan petinjunya, Manager/Pelatih M. Sutan Rambing menyatakan tidak terlalu kecewa atas permainan anak didiknya tersebut. “Bakhtin merupakan petinju berpengalaman namun tidak cukup istimewa, dia hanya menang jam terbang dan speed pukulan. Ini merupakan pengalaman yang baik bagi Richard untuk menimba pengalaman di level internasional. Lawannya Bakhtin adalah peringkat # 2 WBC, # 4 WBA dan # 5 IBF, namun dia bisa mengimbangi”, Jelas Sutan.
Usai pertandingan Richard Samosir disambut antusias oleh para penonton yang menyaksikan di Okinawa stadium. Hampir semua penonton mengatakan 'good fight' bahkan beberapa diantaranya meminta tanda tangan Samosir sebagai tanda kekagumannya.
Rombongan tim Indonesia bertolak dari Okinawa kembali ke Jakarta hari ini (6/7).
Catatan Temuzin Rambing dari Pulau Okinawa, Jepang
Juara OPBF kelas Bantam, Sasha Bakhtin sukses mempertahankan gelarnya setelah wasit Jae Bong Kim (Korea) memutuskan menghentikan perlawanan Richard Samosir pada ronde ke delapan.
Sejak ronde awal Bakhtin tampak unggul kecepatan dan pengalaman atas Samosir. Kecerdikan mengatur ritme permainan dan melakukan clinch ketika terdesak di sudut ring menjadi kunci kemenangan Bakhtin. Kecerdikan melakukan clinch dengan tekanan siku merupakan kepintaran Bakhtin dalam menguras tenaga Samosir.
Walaupun terjatuh 3 kali (2 kali ronde ke-4 dan 1 kali ronde ke-6) tidak menyurutkan langkah Samosir untuk infight di tiap ronde. Pada ronde ke-8 sebuah pukulan lucky blow kembali memaksa Samosir terduduk tapi mampu bangkit kembali. Namun wasit Kim tidak melihat pukulan tersebut dan menilai Samosir yang menurun staminanya dinyatakan kalah TKO.
Ditanya komentarnya mengenai kekalahan petinjunya, Manager/Pelatih M. Sutan Rambing menyatakan tidak terlalu kecewa atas permainan anak didiknya tersebut. “Bakhtin merupakan petinju berpengalaman namun tidak cukup istimewa, dia hanya menang jam terbang dan speed pukulan. Ini merupakan pengalaman yang baik bagi Richard untuk menimba pengalaman di level internasional. Lawannya Bakhtin adalah peringkat # 2 WBC, # 4 WBA dan # 5 IBF, namun dia bisa mengimbangi”, Jelas Sutan.
Usai pertandingan Richard Samosir disambut antusias oleh para penonton yang menyaksikan di Okinawa stadium. Hampir semua penonton mengatakan 'good fight' bahkan beberapa diantaranya meminta tanda tangan Samosir sebagai tanda kekagumannya.
Rombongan tim Indonesia bertolak dari Okinawa kembali ke Jakarta hari ini (6/7).
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
8:14 AM
2
comments
Labels:
International,
National,
Result,
Ulasan
| Reactions: |
Result in Indonesia (Indosiar Fight)
Date: June 29, 2009
Commission: Indonesian Professional Boxing Commission (IPBC/KTPI)
Promoter: Daniel Bahari : Daniel Bahari Promotions
Venue: Indosiar Studio, Jakarta, Indonesia
1. Light middleweght - 8 rounds
Hendrik Aritonang d8 Leed Shabu
2. Super flyweight - 8 rounds
Ferdinand wtko1 Moreno Runesi
Boxrec: click here
Commission: Indonesian Professional Boxing Commission (IPBC/KTPI)
Promoter: Daniel Bahari : Daniel Bahari Promotions
Venue: Indosiar Studio, Jakarta, Indonesia
1. Light middleweght - 8 rounds
Hendrik Aritonang d8 Leed Shabu
2. Super flyweight - 8 rounds
Ferdinand wtko1 Moreno Runesi
Boxrec: click here
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
7:34 AM
0
comments
Labels:
English Articles,
National,
Result
| Reactions: |
Richard Samosir Tumbang di Okinawa

oleh Tokyo Tanaka/Temuzin RambingFoto-foto: Temuzin Rambing
Sasha Bakhtin berhasil mempertahankan ge;ar OPBF kelas bantam setelah menumbangkan sang penantang Richard Samosir dari Indonesia dengan TKO ronde 8 dari rencana 12 ronde di Pulau Okinawa, Jepang, 5 Juli. Bakthin yang digadang-gadang menjadi juara dunia tersebut menguasai penuh jalannya pertandingan dengan memanfaatkan tinggi badan dan jangkauan yang melebihi Samosir. Samosir sendiri harus berjuang keras dan jatuh bangun dalam pertandingan ini. Dia terkena knockdown ronde 4, 7 dan dua kali di ronde 8 sebelum pertandingan akhirnya dihentikan oleh wasit pada menit 2' 23" ronde 8.
---
Hasil penimbangan dan tes kesehatan OPBF
Tempat: Okinawa World Ring Boxing Gym
4 Juli 2009, Jam 15.00 s/d selesai
Kedua petinju Richard Samosir dan Sasha Bakhtin mempunyai bobot yang sama 53 kg / under 5 ons dari berat tanding.
Sasha Bakhtin Berat : 53 kg
Nadi : 72 kg
Tekanan darah : 118/70
Richard SamosirBerat : 53 kg
Nadi : 68 kg
Tekanan darah : 104/60
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
3:51 AM
0
comments
Labels:
International,
National,
Result
| Reactions: |
Sunday, July 5, 2009
Japan Updates
oleh Tokyo Tanaka dari Tokyo, Jepang
1. Masao Suzuki Ditangkap
Masih ingat Kadoebi Gym? Yah, dia adalah sasana tempat Hiroyuki Enoki, lawan Chris John di Jepang tahun lalu. Kadoebi Gym dimiliki oleh keluarga Suzuki yang juga memiliki Soapland dan Kadoebi Jewel. Kisah mengenai Soapland, silakan baca di website ini sebelumnya (klik di sini) . Baru-baru ini, sang ayah, Masao Suzuki (76) ditangkap pihak yang berwajib di Tokyo karena dugaan pelanggaran UU anti prostitusi di Jepang.
2. Kedubes Nikaragua di Jepang adakan Upacara Selamat Jalan kepada Arguello
Kedubes Nikaragua di Jepang mengundang insan tinju Jepang melalui JBC (Japan Boxing Commission) untuk menghadiri acara Selamat Jalan kepada Walikota Managua sekaligus mantan juara dunia di tiga kelas berbeda, Alexis Arguello yang meninggal minggu lalu dengan dugaan bunuh diri (baca berita sebelumnya di sini). Arguello, tahun 1975, pernah mempertahankan gelar kelas bulu (World) melawan Royal Kobayashi di Tokyo, Jepang. Selain itu Arguello juga pernah bertandang ke Jepang sekitar tahun 1990'an, atas undangan JBC. Acara melepas kepergian sang mantan juara tersebut akan digelar 7-8 Juli besok. Sekedar informasi, Arguello juga merupakan atlit pembawa bendera kontingen Nikaragua dalam pembukaan Olimpiade Beijing 2008. Bagi dunia tinju, berita kematian Arguello ini dapat disejajarkan dengan kematian sang Raja Pop Michael Jackson walaupun dalam lingkup yang berbeda.
1. Masao Suzuki Ditangkap
Masih ingat Kadoebi Gym? Yah, dia adalah sasana tempat Hiroyuki Enoki, lawan Chris John di Jepang tahun lalu. Kadoebi Gym dimiliki oleh keluarga Suzuki yang juga memiliki Soapland dan Kadoebi Jewel. Kisah mengenai Soapland, silakan baca di website ini sebelumnya (klik di sini) . Baru-baru ini, sang ayah, Masao Suzuki (76) ditangkap pihak yang berwajib di Tokyo karena dugaan pelanggaran UU anti prostitusi di Jepang.
2. Kedubes Nikaragua di Jepang adakan Upacara Selamat Jalan kepada Arguello
Kedubes Nikaragua di Jepang mengundang insan tinju Jepang melalui JBC (Japan Boxing Commission) untuk menghadiri acara Selamat Jalan kepada Walikota Managua sekaligus mantan juara dunia di tiga kelas berbeda, Alexis Arguello yang meninggal minggu lalu dengan dugaan bunuh diri (baca berita sebelumnya di sini). Arguello, tahun 1975, pernah mempertahankan gelar kelas bulu (World) melawan Royal Kobayashi di Tokyo, Jepang. Selain itu Arguello juga pernah bertandang ke Jepang sekitar tahun 1990'an, atas undangan JBC. Acara melepas kepergian sang mantan juara tersebut akan digelar 7-8 Juli besok. Sekedar informasi, Arguello juga merupakan atlit pembawa bendera kontingen Nikaragua dalam pembukaan Olimpiade Beijing 2008. Bagi dunia tinju, berita kematian Arguello ini dapat disejajarkan dengan kematian sang Raja Pop Michael Jackson walaupun dalam lingkup yang berbeda.
| Reactions: |
Saturday, July 4, 2009
Upaya 'King Cobra' Menantang 'Knight Alexander'
Duel Perebutan OPBF : Sasha Bakhtin vs Richard 'King Cobr' Samosir Oleh Temuzin Rambing dari Pulau Okinawa, Jepang
Juara nasional Indonesia kelas Bantam 53,5 kg asal Sasana Kuku Bima Ener-G Semarang, Richard Samosir bertolak tanggal 2 Juli ke Okinawa (Jepang). Tim Indonesia terdiri atas : Richard Samosir (Petinju), M. Sutan Rambing (Pelatih/Manager), Temuzin Rambing (Author), Rocky Joe (Hakim Indonesia) dan Willy Lasut (Penata Tanding).
Samosir, 23, akan berjuang menantang Sasha Bakhtin, petinju Jepang berkebangsaan Rusia. Bakhtin merupakan pemegang gelar OPBF kelas Bantam, sedangkan Richard menempati ranking 4 OPBF di kelas yang sama. Yang menarik saat ini Bakhtin tidak sekedar juara OPBF, namun juga bercokol di deretan papan atas ranking dunia yaitu : ranking # 2 WBC, # 5 WBA dan # 4 IBF. Sehingga apabila Richard memenangi duel ini bisa disebut dwi sukses, pasalnya selain merebut sabuk OPBF juga sekaligus merebut ranking dunia yang saat ini ditempati Bakhtin.
Namun tampaknya hal ini akan cukup alot, mengingat pertandingan berlangsung di Okinawa tempat domisili Bakhtin. Sebagai 'local hero' tentunya Bakhtin akan mendapat dukungan penuh dari suporter setempat.
Analisis Pertandingan
Sebagai mantan petinju amatir Sasha Bakhtin dibekali dengan teknis bertinju yang baik. Setelah hijrah ke Okinawa dibawah management Sigeru Nakama (Manager sekaligus Promoter Bakhtin) nampaknya Bakhtin sudah disiapkan menuju tangga juara dunia mengikuti jejak para pendahulunya Yuri Arbachakov (Juara WBC) dan Orzubek Nazarov (Juara WBA). Hingga saat ini Bakhtin mengemas rekor mulus 22 kemenangan tanpa kekalahan, 9 diantaranya dengan KO/TKO.
Berbeda dengan Bakhtin, Richard Samosir tidak lama di ring amatir. Setelah bertanding tingkat daerah di Tarutung (Sumatera Utara), Samosir akhirnya banting stir ke dunia profesional. Di tinju profesional rekor Samosir cukup bagus, 18 kemenangan (7 diantaranya dengan KO/TKO), 3 kali draw dengan 1 kali kekalahan. Satu-satunya kekalahan Samosir diderita saat melawan Jonathan Baat (Philippine) dalam perebutan gelar WBO Oriental interim kelas Bantam bulan Agustus 2008.
Dalam pertandingan ini posisi Samosir adalah underdog, namun dinilai cukup menguntungkan karena sebagai penantang tentunya tidak mempunyai beban moral yang besar. Berbeda dengan Bakhtin, sebagai juara bertahan plus ranking dunia yang disandangnya saat ini akan menanggung beban psikologis lebih berat. Ibarat permainan judi, saat taruhan kita lebih besar dibanding lawan main maka akan cukup mengencangkan 'urat syaraf' pikiran.
Sebagai petinju bergaya boxer, keunggulan Bakhtin terletak pada ke'taktis'an menempatkan pukulan jab dan menjaga ritme permainan. Namun sayangnya Bakhtin tidak didukung dengan killing punch sehingga sering hanya mengejar kemenangan angka.Menurut pengamatan penulis, Samosir lebih mempunyai power pukulan. Keunggulan lain Samosir adalah kombinasi pukulan komplit sehingga mampu bertarung jarak dekat maupun jauh, namun seringkali ceroboh dalam penataan 'double cover' pertahanan.Hal ini yang harus dibenahi Samosir jika tidak ingin ketinggalan angka.
Dalam pertandingan ini kepalan Samosir bernilai US$ 3.000, sedangkan sang juara Bakhtin dibayar Usd 15.000. Apabila Samosir memenangkan pertarungan ini, selain gelar OPBF nampaknya 'nominal US dollar' dalam kontrak berikutnya juga akan berubah.
Semangat Richard Samosir !!
Temuzin Rambing adalah seorang promotor tinju, putra dari M. Sutan Rambing
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
8:46 AM
0
comments
Labels:
International,
National,
TV Schedule
| Reactions: |
Thursday, July 2, 2009
Alexis Arguello Tewas Ditembak
Petinju legendaris Nikaragua, sekaligus mantan juara dunia WBC kelas bulu super dan ringan tahun 1978 - 1982, Alexis Arguello, tewas ditembak dalam sebuah konflik di kota Managua, Nikaragua, Rabu (1/7). Dugaan sementara kematian Arguello karena dia bunuh diri. Belum ada penjelasan lebih detail mengenai insiden ini.
Akhir tahun 2008, Arguello terpilih sebagai walikota Managua, yang berbuntut kerusuhan politik di kota penuh konflik tersebut (baca berita sebelumnya: Kemenangan Alexis Arguello Tuai Kerusuhan Politik di Nikaragua).
Petinju dan politikus kelahiran Managua, Nikaragua, 19 April 1952, yang tumbuh di jalan kota Managua yang sarat kekerasan ini, pertama kali merebut gelar kelas bulu WBA pada tahun 1974, dan kemudian berkiprah di jalur WBC mulai tahun 1978. Kiprah kehebatan petinju berjuluk "the Explosive Thin Man" tersebut mulai terdengar ketika dia berhasil menumbangkan petinju-petinju papan atas pada waktu itu seperti Bobby Chacon, Ruben Castillo, Cornelius Bozza Edwards dan Ray "boom-boom" Mancini. Sayang langkahnya terganjal ketika menuai kekalahan KO sebanyak dua kali dari petinju besar Aaron Pryor (1982 dan 1983) saat mencoba merebut gelar kelas welter ringan WBC milik Pryor.
Tahun 1995, pasca kekalahan dari Scott Walker, Arguello memutuskan mundur. Lama tak terdengar kabarnya, Arguello tiba-tiba muncul kembali sebagai seorang politikus yang diusung oleh Partai Sandinista, yang justru membawanya ke alam maut.
Sumber: Fightnews
Akhir tahun 2008, Arguello terpilih sebagai walikota Managua, yang berbuntut kerusuhan politik di kota penuh konflik tersebut (baca berita sebelumnya: Kemenangan Alexis Arguello Tuai Kerusuhan Politik di Nikaragua).
Petinju dan politikus kelahiran Managua, Nikaragua, 19 April 1952, yang tumbuh di jalan kota Managua yang sarat kekerasan ini, pertama kali merebut gelar kelas bulu WBA pada tahun 1974, dan kemudian berkiprah di jalur WBC mulai tahun 1978. Kiprah kehebatan petinju berjuluk "the Explosive Thin Man" tersebut mulai terdengar ketika dia berhasil menumbangkan petinju-petinju papan atas pada waktu itu seperti Bobby Chacon, Ruben Castillo, Cornelius Bozza Edwards dan Ray "boom-boom" Mancini. Sayang langkahnya terganjal ketika menuai kekalahan KO sebanyak dua kali dari petinju besar Aaron Pryor (1982 dan 1983) saat mencoba merebut gelar kelas welter ringan WBC milik Pryor.
Tahun 1995, pasca kekalahan dari Scott Walker, Arguello memutuskan mundur. Lama tak terdengar kabarnya, Arguello tiba-tiba muncul kembali sebagai seorang politikus yang diusung oleh Partai Sandinista, yang justru membawanya ke alam maut.
Sumber: Fightnews
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
7:14 AM
0
comments
Labels:
Biography,
International
| Reactions: |
Monday, June 29, 2009
Chris John Super Champion WBA
Tak ada rotan, akarpun jadi! Begitulah kiranya ungkapan yang pas bagi ratusan penggemar Chris John yang sudah mendapatkan tiket nonton bareng Chris John di arena Staples Center, Los Angeles, 27 Juni. Kekecewaan mereka sedikit terobati dengan penganugerahan 'gelar penghormatan' dari WBA kepada Chris John berupa sabuk juara super champion karena keberhasilannya mempertahankan gelar sebanyak 10 kali tanpa jeda, sejak CJ menjadi
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
10:27 AM
0
comments
Labels:
Chris John Update,
International,
Photos
| Reactions: |
Foto Galeri Daud Cino Yordan vs. Robert Allanic
GOR Pangsuma, Pontianak
27 Juni 2009
Foto-foto dikirimkan oleh Pino Bahari
Perhatian: Jika memerlukan foto ini untuk kepentingan apapun, harap menghubungi Pino Bahari secara langsung.

27 Juni 2009
Foto-foto dikirimkan oleh Pino Bahari
Perhatian: Jika memerlukan foto ini untuk kepentingan apapun, harap menghubungi Pino Bahari secara langsung.

Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
10:22 AM
0
comments
Labels:
Daud Cino Yordan Updates,
International,
National,
Photos,
Result
| Reactions: |
Subscribe to:
Posts (Atom)






