Kontingen DKI berhasil menjadi juara umum kejuaraan amatir Sarung Tinju Emas XXIX di Makassar, dengan meraih 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Emas diperoleh DKI dari jotosan Rodiv Mandak (51 kg.), Apriliani Tombeg (45 kg. putri) dan Murni (46 kg. putri). Perak dipersembahkan oleh Malviani Niomba (44 kg. putri) dan Beatrix Sugoro (54 kg. putri), sedang perunggu oleh Irene Sasiang (46 kg. putri), Boy Pasaribu (54 kg) dan Ruben Sitompul (5 kg.)
Kontingen Maluku berhasil meraih Sarung Tinju Emas setelah petinjunya Ralin Lumoly (60 kg) berhasil terpilih secara aklamasi menjadi Petinju Terbaik STE XXIX oleh tim penilai. Marsa Deva (Jabar) terpilih sebagai oetinju terbaik putri. Petinju Favorit: Alex Tatonsos (Sulsel) dan Dolince Sanadi (Papua Barat); Petinju Harapan: Hartoni Hutabarat (Riau) dan Apriliani Tombeg (DKI). Total peserta kejuaraan STE kali ini adalah 125 petinju dari 25 propinsi, diadakan di Atrium Mall GTC, Makassar, Sulawesi Selatan, 5-12 Maret 2010.
Sumber: Finon Manullang & Kompas
Monday, March 15, 2010
STE XXIX Makassar: Ralin Lumoly Petinju Terbaik
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
5:51 PM
0
comments
Labels:
Amateur,
National,
Result
| Reactions: |
Pacquiao Hanya Menang Angka
Partai perebutan gelar WBO kelas welter antara Manny Pacquiao vs. Joshua Clottey 13 Maret (Minggu pagi WIB) di Cowboys Stadium, Arlington, Texas, ternyata menjadi anti klimaks dari partai-partai tambahan yang berjalan monoton. Clottey yang sejak semula menyatakan akan memblok pukulan-pukulan Pacquiao ternyata memang tampil dengan pertahanan rapat, double cover ekstra rapat menutup muka dan badan, serta sesekali membalas serta berhasil memasukkan pukulan bersih. Tampaknya dengan strategi tinju negatif ala cattenaccio itu Clottey berharap bisa mencuri angka dengan lebih banyak memasukkan pukulan bersih. Namun tampaknya Clottey lupa bahwa selain unsur pukulan bersih, masih ada unsur lain dalam penilaian skor tinju profesional: penguasaan ring, agresivitas dan pertahanan.
Pacquiao sendiri tampak tampil di bawah form terbaiknya seperti saat menundukkan Miguel Cotto tahun lalu. Entah mungkin karena dia kehabisan akal menghadapi lawan dengan gaya ekstra defensif tersebut, atau karena pengaruh cedera kaki yang dideritanya saat latihan terakhir jelang duel itu. Pacquiao memang tampil terus bergerak dan coba menghajar bagian body lawan sesuai skenario pelatih Roach, namun tampak usahanya tersebut kurang optimal. Beberapa kali teriakan pelatih Roach dari sudut ring terdengar dalam siaran langsung yang direlay oleh TVone: "Hit the body!"
Strategi 'cari selamat' ala Clottey bisa saja membuahkan kemenangan jika pertandingan digelar di Ghana, negara asal Clottey, namun tampaknya para hakim di Texas, termasuk 50.994 penonton di Cowboys Stadium dan jutaan pemirsa TV malam (atau pagi WIB) itu sebal dengan gaya defensif Clottey yang dilakukannya secara ekstrim itu. Ketiga hakim memberikan nilai sangat njomplang untuk Pacquiao: 119-109 (Levi Martinez, Nelson Vazquez) dan 120-108 (Duanne Ford). Entahlah kenapa Clottey bermain seperti itu, padahal dia tampil begitu bagus dan berani saat berhadapan dengan Cotto tahun lalu, meski akhirnya dinyatakan kalah angka. Sekedar diketahui, saat melawan Pacquiao ini, Clottey tampil dengan dipandu oleh pelatih pengganti, Lenny de Jesus, karena duet pelatihnya gagal memperoleh visa AS.
Petinju kita, Daud Yordan, berkomentar bahwa Pacquiao ternyata hanyalah petinju biasa dan tidak memiliki kekuatan super seperti yang kita yakini sebelumnya, sehingga dia bisa kehabisan akal melawan petinju defensif seperti Clottey. Praktisi tinju Aryo Sulkhan berpendapat bahwa kemungkinan cedera kaki Pacquiao yang menyebabkan footwork petinju Filipina ini tidak dapat ditampilkan secara optimal.
Pacquiao sendiri tampak tampil di bawah form terbaiknya seperti saat menundukkan Miguel Cotto tahun lalu. Entah mungkin karena dia kehabisan akal menghadapi lawan dengan gaya ekstra defensif tersebut, atau karena pengaruh cedera kaki yang dideritanya saat latihan terakhir jelang duel itu. Pacquiao memang tampil terus bergerak dan coba menghajar bagian body lawan sesuai skenario pelatih Roach, namun tampak usahanya tersebut kurang optimal. Beberapa kali teriakan pelatih Roach dari sudut ring terdengar dalam siaran langsung yang direlay oleh TVone: "Hit the body!"
Strategi 'cari selamat' ala Clottey bisa saja membuahkan kemenangan jika pertandingan digelar di Ghana, negara asal Clottey, namun tampaknya para hakim di Texas, termasuk 50.994 penonton di Cowboys Stadium dan jutaan pemirsa TV malam (atau pagi WIB) itu sebal dengan gaya defensif Clottey yang dilakukannya secara ekstrim itu. Ketiga hakim memberikan nilai sangat njomplang untuk Pacquiao: 119-109 (Levi Martinez, Nelson Vazquez) dan 120-108 (Duanne Ford). Entahlah kenapa Clottey bermain seperti itu, padahal dia tampil begitu bagus dan berani saat berhadapan dengan Cotto tahun lalu, meski akhirnya dinyatakan kalah angka. Sekedar diketahui, saat melawan Pacquiao ini, Clottey tampil dengan dipandu oleh pelatih pengganti, Lenny de Jesus, karena duet pelatihnya gagal memperoleh visa AS.
Petinju kita, Daud Yordan, berkomentar bahwa Pacquiao ternyata hanyalah petinju biasa dan tidak memiliki kekuatan super seperti yang kita yakini sebelumnya, sehingga dia bisa kehabisan akal melawan petinju defensif seperti Clottey. Praktisi tinju Aryo Sulkhan berpendapat bahwa kemungkinan cedera kaki Pacquiao yang menyebabkan footwork petinju Filipina ini tidak dapat ditampilkan secara optimal.
| Reactions: |
Saturday, March 13, 2010
WBC Mengucapkan Selamat Bertanding Pacquiao vs. Clottey
Press Release by WBC
Keterangan: Walaupun secara resmi pertandingan ini memperebutkan gelar kelas welter dari badan tinju WBO, namun WBC juga memberikan ucapan selamat bertanding kepada kedua petinju yang besar dan tumbuh di bawah WBC tersebut. Pacquiao adalah pemegang sabuk WBC El Diamante kelas welter yang diperoleh Pacquiao setelah menundukkan Cotto, dimana WBC untuk pertama kalinya mempersembahkan sabuk WBC El Diamante yang sarat gengsi dan kemewahan serta bertabur berlian.
Keterangan: Walaupun secara resmi pertandingan ini memperebutkan gelar kelas welter dari badan tinju WBO, namun WBC juga memberikan ucapan selamat bertanding kepada kedua petinju yang besar dan tumbuh di bawah WBC tersebut. Pacquiao adalah pemegang sabuk WBC El Diamante kelas welter yang diperoleh Pacquiao setelah menundukkan Cotto, dimana WBC untuk pertama kalinya mempersembahkan sabuk WBC El Diamante yang sarat gengsi dan kemewahan serta bertabur berlian.
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
8:50 AM
7
comments
Labels:
English Articles,
International,
Photos,
Press Releases
| Reactions: |
Friday, March 12, 2010
Mantan Ketua Pertina Saleh Basarah Tutup Usia
Marsekal (pur) TNI Mohamad Saleh Basarah Suradiningrat (kelahiran Tasikmalaya, 14 Agustus 1948), mantan ketua umum PB Pertina (selama empat periode dari tahun 1971 - 1988), dan mantan Kastaf TNI AU, meninggal dunia karena menderita stroke dan demam berdarah pada 10 Maret 2010.
Almarhum disemayamkan pada hari Kamis, 11/3, di rumah duka di Jl Berlian 1 no 6 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, lalu jenazah dibawa ke Skuadron Udara 17 Lanud Halim Perdana Kusumah untuk penghormatan terakhir, untuk selanjutnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Bersama ini kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu tokoh tinju terbaik di Indonesia yang pernah mengantarkan tinju amatir Indonesia ke puncak prestasi di tahun 1970 - 1980an.
Almarhum disemayamkan pada hari Kamis, 11/3, di rumah duka di Jl Berlian 1 no 6 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, lalu jenazah dibawa ke Skuadron Udara 17 Lanud Halim Perdana Kusumah untuk penghormatan terakhir, untuk selanjutnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Bersama ini kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu tokoh tinju terbaik di Indonesia yang pernah mengantarkan tinju amatir Indonesia ke puncak prestasi di tahun 1970 - 1980an.
| Reactions: |
Clottey Sebut Pacquiao Tidak Fokus
Jelang laga perebutan sabuk kelas welter WBO antara juara bertahan Manny Pacquiao vs. penantang Joshua Clottey (Ghana) di Arlington, Texas, 13 Maret, suhu pertadingan kian memanas. Setelah Freddie Roach, pelatih Pacquiao, sesumbar akan menjadi petinju pertama yang akan mengKO Clottey, kini giliran kubu Clottey yang berbicara dalam jumpa pers di Dallas Stadium.
Clottey menyebut bahwa Pacquiao tidak fokus dalam pertandingan nanti. "Ada tiga urusan di dalam benak Pacquiao. Saya, pertandingan melawan Mayweather, dan urusan politik yang harus dimenangi Pacquiao," ujar Clottey. Pacquiao memang dikabarkan tengah sibuk bersiap-siap membidik kursi parlemen dalam Pemilu di negerinya tahun ini.
Clottey juga bicara bahwa dia tak gentar atas pukulan-pukulan Pacquiao. "Tidak masalah biarpun Pacquiao meluncurkan 1000 pukulanpun. Saya akan memblok pukulan tersebut, dan saya tidak akan mengobral pukulan saya."
Ucapan tersebut cepat disambar Roach, "Jika Clottey terus memblok pukulan, dia tidak kan menang. Pertandingan akan dihentikan pada akhirnya. Akumulasi pukulan Pacquiao pada pertandingan nanti adalah sesuatu yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, dan itu tidak akan bisa diatasi Clottey!"
Pertandingan ini akan digelar di Dallas Stadium yang baru dibangun dengan dana sekitar US$ 1,2 miliar.
Sumber: BBC Sport
Clottey menyebut bahwa Pacquiao tidak fokus dalam pertandingan nanti. "Ada tiga urusan di dalam benak Pacquiao. Saya, pertandingan melawan Mayweather, dan urusan politik yang harus dimenangi Pacquiao," ujar Clottey. Pacquiao memang dikabarkan tengah sibuk bersiap-siap membidik kursi parlemen dalam Pemilu di negerinya tahun ini.
Clottey juga bicara bahwa dia tak gentar atas pukulan-pukulan Pacquiao. "Tidak masalah biarpun Pacquiao meluncurkan 1000 pukulanpun. Saya akan memblok pukulan tersebut, dan saya tidak akan mengobral pukulan saya."
Ucapan tersebut cepat disambar Roach, "Jika Clottey terus memblok pukulan, dia tidak kan menang. Pertandingan akan dihentikan pada akhirnya. Akumulasi pukulan Pacquiao pada pertandingan nanti adalah sesuatu yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, dan itu tidak akan bisa diatasi Clottey!"
Pertandingan ini akan digelar di Dallas Stadium yang baru dibangun dengan dana sekitar US$ 1,2 miliar.
Sumber: BBC Sport
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
7:25 AM
8
comments
Labels:
International,
TV Schedule
| Reactions: |
Thursday, March 11, 2010
Takefumi Sakata - Mantan Juara Kelas Terbang WBA
Mantan juara WBA kelas terbang Takefumi Sakata (kedua dari kiri) berpose bersama Makoto Okaniwa (paling kanan), salah seorang pendukung situs ini. Sakata merebut gelar tersebut dari Lorenzo Parra (Venezuela), 19 Maret 2007, sempat mempertahankan gelar empat kali, namun akhirnya gelarnya dilucuti oleh Denkaosan Kaovichit (Thailand), 31 Desember 2008, di Hiroshima.
| Reactions: |
Wednesday, March 10, 2010
George Bush akan Saksikan Pacquiao vs. Clottey
Mantan Presiden AS yang juga mantan gubernur negara bagian Texas, George W. Bush, direncanakan hadcir menyaksikan aksi Manny Pacquiao vs. Joshua Clottey, 13 Maret mendatang di stadion Cowboys, Arlington, Texas. Dia hadir bersama istrinya, Laura, atas undangan boss klub sepakbola Dallas Cowboys, Jerry Jones. Bush memang dikenal sebagai seorang penggemar tinju.
Sumber: Top Rank
Sumber: Top Rank
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
4:37 PM
4
comments
Labels:
International,
TV Schedule
| Reactions: |
Sosnowski to Face Klitschko
Press Release by Star BoxingCurrent European heavyweight champion, Albert "The Dragon" Sosnowski (45-2-1, 27KO) will have the opportunity to fulfill a life- long dream of becoming heavyweight champion of the world, when he takes on WBC heavyweight king, Vitali Klitschko (39-2, 37KO) on May 29th at Veltins Arena, in Gelsenkirchen, Germany. The 31-year-old Polish native Sosnowski is promoted by Joe DeGuardia's Star Boxing (USA), Keyspan Media (Poland) and Matchroom Sport (UK). Sosnowski is coming off dominating unanimous decision victory over Paolo Vidoz in December to pick up the vacant European heavyweight title. Sosnowski also holds an 8th round TKO victory over Mike Tyson conqueror Danny Williams, who Klitschko also defeated by 8th round TKO.
Sosnowski has quick hands for a heavyweight, and at 31 he is 7 years younger then the champion, something that could give Klitschko problems. Can Sosnowski pull off the upset? Only time will tell.
---------ABOUT STAR BOXING:Star Boxing, Inc. has been in operation since 1992. Star Boxing has worked to produce some of the most exciting and memorable boxing events in recent history. Star has continued to work with and develop a number of very exciting world champions, world rated contenders and young prospects. Star has consistently brought credibility, integrity, and exciting fights to the boxing industry. For more information on Star Boxing, visit the official website at http://www.starboxing.com./
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
11:45 AM
7
comments
Labels:
English Articles,
International,
Press Releases,
TV Schedule
| Reactions: |
Showdown in Tokyo
Indonesia Kembali Menyerang Jepang
oleh Aryo "The Bandungan Mauler" Sul Khan *
Kali ini kesempatan bertarung di Jepang diterima oleh dua petinju kita yaitu Sofyan Effendi dan Marco Tuhumury. Mereka akan mencoba mengadu kemampuan mereka pada tanggal 16 Maret di negeri MatahariTerbit tersebut, tepatnya di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang.
Sofyan Effendi, petinju dari Sasana Pirrih Surabaya ini direncanakan akan bertarung dalam Kejuaraan OPBF Light Flyweight 12 ronde melawan petinju dari Jepang, Katsuhiko Iezumi. Anak asuh manager Eric Pirrih ini berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk merebut gelar juara tersebut. "Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk menjadi juara, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini", ujar Sofyan Effendi via telpon.
Kemudian petinju Indonesia yang lain yaitu Marco Tuhumury direncanakan bertarung dalam partai tambahan selama 8 ronde melawan Toru Chiba. Marco sendiri adalah Juara Sejati Nasional di kelas welter, terakhir dia merebut sabuk juara KTPI dengan mengalahkan Jamed Jalarante dari sasana Sindoro Satriamas Semarang dengan kemenangan TKO di ronde ke 6. "Ini adalah pertaruhan atas gelar juara sejati saya,bila saya kalah KO/TKO, semua gelar tersebut otomatis akan lepas, oleh karena itu saya akan berusaha mati-matian untuk menang!" ucap Marco berapi-api.
Kita buktikan saja bagaimana kiprah mereka nanti di Jepang. Semoga mereka kembali dengan membawa kemenangan dan gelar juara agar membawa nama harum bangsa Indonesia di kancah tinju profesional.
* Aryo 'the Bandungan Mauler' Sulkhan adalah Manajer Sasana Sindoro Satriamas, Semarang
oleh Aryo "The Bandungan Mauler" Sul Khan *
Kali ini kesempatan bertarung di Jepang diterima oleh dua petinju kita yaitu Sofyan Effendi dan Marco Tuhumury. Mereka akan mencoba mengadu kemampuan mereka pada tanggal 16 Maret di negeri MatahariTerbit tersebut, tepatnya di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang.
Sofyan Effendi, petinju dari Sasana Pirrih Surabaya ini direncanakan akan bertarung dalam Kejuaraan OPBF Light Flyweight 12 ronde melawan petinju dari Jepang, Katsuhiko Iezumi. Anak asuh manager Eric Pirrih ini berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk merebut gelar juara tersebut. "Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk menjadi juara, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini", ujar Sofyan Effendi via telpon.
Kemudian petinju Indonesia yang lain yaitu Marco Tuhumury direncanakan bertarung dalam partai tambahan selama 8 ronde melawan Toru Chiba. Marco sendiri adalah Juara Sejati Nasional di kelas welter, terakhir dia merebut sabuk juara KTPI dengan mengalahkan Jamed Jalarante dari sasana Sindoro Satriamas Semarang dengan kemenangan TKO di ronde ke 6. "Ini adalah pertaruhan atas gelar juara sejati saya,bila saya kalah KO/TKO, semua gelar tersebut otomatis akan lepas, oleh karena itu saya akan berusaha mati-matian untuk menang!" ucap Marco berapi-api.
Kita buktikan saja bagaimana kiprah mereka nanti di Jepang. Semoga mereka kembali dengan membawa kemenangan dan gelar juara agar membawa nama harum bangsa Indonesia di kancah tinju profesional.
* Aryo 'the Bandungan Mauler' Sulkhan adalah Manajer Sasana Sindoro Satriamas, Semarang
Posted by
Jeffrey Pamungkas
Links to this post
at
7:09 AM
17
comments
Labels:
International,
National,
TV Schedule
| Reactions: |
Subscribe to:
Posts (Atom)