Friday, January 27, 2012

Sigarlaki & Ceunfin Lengkapi Kekalahan

Kabar buruk lagi. Setelah kemarin kabar juara nasional kita Arief Blader dipaksa bertekuk lutut di bangkok, kini giliran kita mendengar kabar terlambat mengenai Michael "Speed" Sigarlaki yang harus terjungkal di Thailand. Sigarlaki tunduk dari petinju potensial Thailand, Pathomsuk Pathompong, dalam kejuaraan lowong IBF Pan Pacific kelas welter jr. Sigarlaki harus jatuh bangun dalam perandingan ini. Dia terjatuh sekali pada ronde 3, dan jatuh 3 kali di ronde 4, yang mengharuskan wasit menghentikan pertandingan dan menganugerahkan kemenangan TKO ronde 4 dari rencana 12 ronde kepada Pathompong.

Di partai tambahan kelas bantam super, petinju veteran Anis Ceunfin juga menyerah TKO ronde 3 dari rencana 8 ronde dari petinju tuan rumah lainnya, Mike Tawatchai.

Kedua partai ini digelar di Kasem Pattana, Phitsanulok, Thailand, Selasa (10/1).

Sumber: boxrec

18 comments:

Vibration Sensor said...

mantapss gan

Aryo Sulkhan said...

Terkena Syndrome Arief Blader nih.. Hahahahah

Apriyani susanti said...

Kebanyakan makan indomie, makanya rahang kaca semua, ronde ke 3 semua tidur di ring....parah....

Anonymous said...

mudah-mudahan ada lagi CJ dan DY baru..

Anonymous said...

mudah-mudahan ada lagi CJ dan DY baru..

Anonymous said...

Soal petinju yg kalah bila bertanding di LN, itu bukan salah petinju, manager, atau pelatih. Petinju kalah saat bertarung di LN karena event pertandingan di Indonesia jarang & animo masyarakat thd tinju pro jg kurang. Dgn animo masyarakat yg kurang, otomatis jam terbang hanya sedikit, pengalaman minim, bayaran tipis. Mana bisa maju? Katakanlah misal tukang sampah standarnya mendapat bayaran 50rb/hari, tp ternyata dia hanya mendapat bayaran 25rb/hari, bgmn bisa semangat dgn bayaran yg minim tsb? Itulah yg terjadi di kancah tinju pro Indonesia. Memang tdk bisa disalahkan, namun sampai kapanpun bila animo masyarakat thd tinju masih kurang baik, pasti tetap akan seperti ini.... :D

Aryo Sulkhan

lamont said...

kasian bener kayaknya dunia tinju pro disini. bayaran kecil, event jarang kayak jatuh ketimpa durian. ckckck.

bayaran seorang striker bola ga becus setahun itu 200 kali lipat bayaran juara nasional kayak espinus sabu.

Anonymous said...

harga 1 kursi di
DPR lebih mahal dr pada bayaran arif balder..ck ck ck

Satpam Stadium said...

Hoy apriani... masih sempat2nya anda komen dari tahanan...

gara2 anda kami jadi tidak bisa buka 24 jam.. awas kamu yah, saya racunin kamu nanti.

Katanya negara indonesia banyak dukun2 paranormal, bnyk yg anti golok, peluru. udah pakai2 dukun2 aja biar digebukin gak berasa. wkwkwk

Anonymous said...

sofyan effendi kalah dari merlito sabillo di filipina, walaupun kalah tapi lebih ke arah hometown decision, bukan kalah segala2nya apalagi ko.
patut dicontoh oleh petinju2 lain yang bertanding keluar negeri.

saya ucapkan selamat kepada sasana di solo yang sudah punya fasilitas internasional.

Anonymous said...

Kemungkinan besar lawan CJ nanti adalah :
1. Michael Farenas (Filipina)
2. Oleh Yefimovich (Ukrania)
3. Gabriel Tolmajyan (Armenia)

Kira2 siapa yang akan dipilih CJ ?

Anonymous said...

Pilihannya sdh jelas..
Yuur sayuuuurrr....

Pedagang Sayur Keliling said...

Jualan lagi aja aaaaaahhhhhhhh! Yuuuuuuuuuuuurrrrrrr Sayuuuuuuuuuurrrrrrrrrrrrrrr!

Syahrini said...

Alhamdulilah yah, sesuatu banget...
lawan CJ enteng lagi.. jadi bisa pertahankan gelar lagi deh..
sesuatu banget.. :)

Anonymous said...

trio kwek2 (Keris, Krek n okto) masih kebingungan nyari lawan yang yur sayur tapi bisa dapat minimal USD 500.000,-

Anonymous said...

kayaknya sih tanggal 31 maret ga bakal terlaksana, maklum msh cari lawan yur sayur dan keris belum persiapan..

yah kalau keris masih ga jelas karena yur sayur mustinya daud jangan ikut2an. saya ga yakin kalau ada yg bilang ngejual daud itu susah. lha udah 3 x bertanding di amerika termasuk lawan guerrero n caballero kok dibilang susah cari lawan???

tapi kalau daud tetap dikelola dengan manajemen yg wataknya sama yah nunggu durian runtuhlah sidaud. nunggu renan acosta jadi juara dunia dulu baru ditantang.. wkwkwk

daud, kamu itu bertalenta.. km bahkan bisa lebih hebat dari Keris. yang kamu butuhkan adalah team dan pelatih yg tepat. sy yakin kamu pasti ga mikirin uang dulu, jadi jangan mau diperalat dengan orng2 sekitarmu.

meski skrng prestasimu dibawah keris tapi kamu itu tidak sama dgn petinju2 indo lain sekalipun itu angky dan roy yg udah ketiduran, bakat, skill dan prospekmu lebih baik.

Anonymous said...

Mantap john, makan sayur terus biar tambah sehat.

Anonymous said...

udah john, lawan zaiki takemoto atau dae kyung park saja.. SUPERCHAMP GITU LHO..

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.